RAKOR POK TRIWULAN II TA. 2019

0
97

Rapat Koordinasi Pengendalian Operasioanal (Rakor POK) Tingkat Kabupaten Brebes periode Triwulan II TA. 2019 telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Juli 2019 dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Bupati Brebes. Rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD ini dipimpin oleh Asisten II Sekda Bapak Ir. Moh. Iqbal dan Kepala Bagian Pembangunan Setda Brebes Bapak Ali Tarifin, SE sebagai penyampai materi Utama.
Dalam paparan disampaikan perolehan realisasi Belanja Langsung APBD Kab. Brebes TA. 2019 sampai dengan akhir Triwulan II mencapai Sembilan belas koma delapan puluh persen untuk persentase keuangan dan lima puluh tujuh koma tiga puluh lima persen untuk fisiknya. Untuk diketahui pada TA. 2019 Kab. Brebes memiliki anggaran belanja langsung sebesar Rp 1.447.500.377.000 rupiah. Disampaikan juga sepuluh teratas (top ten) SKPD yang pencapaian realisasi keuangan berbanding targetnya pada Triwulan II diatas 75 persen. Berturut turut dari capaian teratas adalah :
1. UPTD Puskesmas Paguyangan (100%)
2. Kecamatan Banjarharjo (100%)
3. UPTD PU Wilayah Bumiayu (100%)
4. Bagian Penanggulangan Kemiskinan (96,72%)
5. Bagian Kesejahteraan Rakyat (86,19%)
6. Kecamatan Losari (84,23%)
7. Kantor Satpol PP (78,54%)
8. UPTD Puskesmas Bumiayu (77,43%)
9. UPTD Puskesmas Banjarharjo (75,99%)
10. Kecamatan Bantarkawung (74,73%)

Sementara dalam hal pengadaan barang dan jasa disampaikan pula oleh Bapak Ali Tafifin, SE bahwa terdapat dua ribu empat puluh dua paket pekerjaan dengan rincian sebagai berikut :
1. Pengadaan Langsung : 1272 pekerjaan 
2. Penunjukan Langsung : 444 pekerjaan 
3. e-Purchasing : 194 pekerjaan 
4. Tender: 129 pekerjaan 
5. Seleksi: 3 pekerjaan
Selanjutnya ditayangkan juga dalam presentasi power point beberapa paket pekerjaan yang telah di monitoring oleh tim dari Bagian Pembangunan Setda Brebes. Paket pekerjaan dalam hal ini adalah pekerjaan konstruksi yang diampu oleh Dinas teknis terkait sepert Dinas Pekerjaan Umum. Secara dapat disimpulkan bahwa :
> PPK agar terus memantau pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi;
> Penyedia Jasa agar diingatkan untuk segera memasang papan nama kegiatan dan memenuhi aturan K3 Konstruksi terkait pengamanan Diri pekerja dan lingkungan kerja;
> PPK agar mengingatkan Penyedia Jasa untuk menyiapkan Buku Direksi dan Buku Tamu di lokasi kegiatan, mengingat Peran buku direksi sangat penting apabila pekerjaan konstruksi mengalami kegagalan konstruksi karena bisa dijadikan bukti tertulis. Dengan adanya pelaporan administrasi (buku direksi) yang baik, akan terdeteksi siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kegagalan bangunan;
> PA/KPA agar memerintahkan dan memantau Pengisian Daftar Pekerjaan di emonevbang.brebeskab.go.id oleh admin emonevbang karena sampai saat ini pengisian informasi terkait kegiatan yang dilaksanakan melalui penyedia masih sangat kurang disiplin kecuali UPTD DPU.

(DDJ; reported)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here